Ajakan tersebut sontak menjadi pemantik nostalgia sekaligus wacana kebersamaan bagi para alumni. Buce secara terbuka mengajak rekan-rekan satu angkatan untuk menggelar kegiatan serupa, meniru konsep reuni yang dilakukan alumni di Tasikmalaya yang tampil kompak mengenakan seragam sekolah.
Menanggapi ajakan itu, Arief Rachman selaku CEO media online amojohar.my.id dan realitakarawang.id memberikan respons singkat namun positif di dalam grup dengan menuliskan, “Hayu, siap,” sebagai bentuk dukungan terhadap rencana tersebut.
Tak lama berselang, salah satu anggota grup lainnya, Umawan yang juga dikenal dengan sapaan Ibe, turut merespons dengan mengirimkan simbol jempol (👍), yang mengindikasikan persetujuan atau dukungan terhadap gagasan reuni tersebut.
Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, percakapan di grup WhatsApp alumni tersebut terpantau kembali sepi. Belum terlihat adanya diskusi lanjutan atau respons tambahan dari anggota lainnya terkait rencana pelaksanaan reuni tersebut.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun ide reuni mendapat respons awal yang positif, diperlukan komunikasi lanjutan dan inisiatif lebih konkret agar rencana tersebut dapat terealisasi. Ajakan sederhana di ruang digital itu pun kini masih menggantung, menunggu antusiasme lebih luas dari para alumni.
Penulis : Arief Rachman
