Karawang – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti kediaman Haji Maslani pada Kamis (16/04/2026). Wakil Bupati Karawang tersebut menggelar tahlilan 100 hari wafatnya ayahanda tercinta, Mbah Tukimin, sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa bersama untuk almarhum.
Acara tahlilan yang berlangsung di rumah kediaman Haji Maslani dihadiri keluarga besar, kerabat, tokoh masyarakat, serta sahabat yang datang untuk memberikan doa dan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam suasana penuh kekhusyukan, lantunan doa dan ayat suci Al-Qur’an mengalir, memohonkan ampunan serta tempat terbaik bagi almarhum di sisi Allah SWT. Genap 100 hari kepergian Mbah Tukimin, rasa kehilangan masih terasa mendalam bagi keluarga.
"Genap 100 hari kepergian Bapak kami tercinta, Mbah Tukimin. Rasa rindu tak pernah benar-benar hilang, namun kami belajar mengikhlaskan dengan doa yang tak putus," ungkap keluarga dalam sambutan singkat yang disampaikan pada acara tersebut.
Keluarga besar Haji Maslani juga menyampaikan harapan agar seluruh doa yang dipanjatkan menjadi amal kebaikan bagi almarhum. Mereka memohon agar Allah SWT mengampuni segala dosa, melapangkan kubur, serta menempatkan Mbah Tukimin di tempat terbaik di sisi-Nya.
Selain itu, keluarga juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa, dukungan, serta perhatian sejak almarhum wafat hingga peringatan 100 hari ini.
"Terima kasih atas doa dari keluarga, sahabat, dan semua yang mengenal beliau. Semoga kebaikan beliau menjadi amal jariyah yang terus mengalir," lanjut pernyataan keluarga.
Acara tahlilan berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan ditutup dengan doa bersama serta pembacaan Al-Fatihah untuk almarhum Mbah Tukimin. Momen ini menjadi pengingat bahwa doa dan kebaikan yang ditinggalkan seseorang akan terus hidup dan mengalir sebagai amal jariyah bagi yang telah berpulang.
Penulis : Arief Rachman
