Milangkala Tatar Sunda 2026 di Karawang Siapkan Sejumlah Titik Parkir, Warga Diimbau Datang Lebih Awal

Karawang — Pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan sejumlah titik lokasi parkir bagi masyarakat yang akan menghadiri kegiatan Milangkala Tatar Sunda 2026 yang digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026 mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas selama acara budaya berlangsung.

Kegiatan Milangkala Tatar Sunda diperkirakan akan dipadati ribuan warga dari berbagai wilayah di Karawang maupun luar daerah. Oleh karena itu, panitia bersama pemerintah daerah telah menentukan beberapa kantong parkir strategis yang tersebar di pusat kota.

Adapun lokasi parkir yang disiapkan meliputi kawasan Stasiun Karawang, Alun-Alun Karawang, Disparpora Karawang, Jalan Kertabumi, Heaven Karawang, Ciplaz Karawang, Taman Stamplaz Karawang, Pasar Baru Karawang, Superindo Karawang, hingga Jalan Pasundan.

Penyediaan titik parkir tersebut diharapkan mampu mengurangi kemacetan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin menikmati rangkaian acara budaya khas Sunda tersebut.

Milangkala Tatar Sunda sendiri menjadi salah satu agenda budaya besar yang digelar untuk memperkuat pelestarian adat, seni, dan tradisi Sunda di Kabupaten Karawang. Selain menjadi hiburan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat persatuan serta memperkenalkan kekayaan budaya Sunda kepada generasi muda.

Panitia mengimbau masyarakat agar mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga ketertiban, serta memanfaatkan lokasi parkir resmi yang telah disediakan demi keamanan kendaraan dan kenyamanan bersama.

Selain itu, warga juga disarankan datang lebih awal untuk menghindari kepadatan arus kendaraan menjelang dimulainya acara. Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian kegiatan Milangkala Tatar Sunda 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan sukses serta menjadi kebanggaan masyarakat Karawang.

Dengan semangat pelestarian budaya dan kebersamaan, Milangkala Tatar Sunda 2026 diharapkan mampu menjadi ajang budaya yang tidak hanya meriah, tetapi juga memperkuat identitas kearifan lokal di tengah perkembangan zaman.

Penulis : Arief Rachman