KARAWANG – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kabupaten Karawang. Pengusaha sukses sekaligus tokoh masyarakat, Adi Jaya, kembali menunjukkan komitmennya dalam meneladani nilai-nilai luhur ibadah kurban dengan menyiapkan dua ekor sapi kurban untuk masyarakat, kaum dhuafa, dan warga kurang mampu di lingkungan sekitar.
Kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban dipusatkan di Lingkungan Sinar Mulia, Johar Baru, RW.011, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang. Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan tampak begitu terasa sejak pagi hari, saat warga mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan Idul Adha tersebut.
Adi menjelaskan, pelaksanaan kurban tahun ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya menanamkan nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Intinya Idul Adha ini menjadi momen untuk meneladani ketaatan Nabi Ibrahim AS, semangat pengorbanan, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Tahun ini alhamdulillah kami bisa melaksanakan kurban sebanyak dua ekor sapi. Salah satu sapi berbobot sekitar satu ton, sementara lainnya sekitar 750 kilogram,” ujar Adi di sela kegiatan,Rabu (27/05/2026).
Menurutnya, pemilihan hewan kurban berkualitas menjadi bentuk kesungguhan dalam menjalankan ibadah. Hewan-hewan tersebut telah dipersiapkan jauh hari dan dirawat secara maksimal agar memenuhi syarat syariat serta layak disalurkan kepada masyarakat.
Tak hanya menyembelih hewan kurban, Adi juga menyiapkan sekitar 800 kupon pembagian daging untuk warga sekitar. Setiap kupon berisi rata-rata satu kilogram daging kurban yang dibagikan secara merata kepada masyarakat di lingkungan Johar Baru dan sekitarnya.
“Untuk lokasi kegiatan memang kita pusatkan di Lingkungan Sinar Mulia, Johar Baru. Kemarin sudah dibagikan kurang lebih 800 kupon kepada warga. Satu kupon rata-rata berisi satu kilogram daging. Sasaran utamanya warga lingkungan sekitar agar manfaat dan keberkahannya bisa langsung dirasakan masyarakat dekat tempat tinggal kita,” jelasnya.
Adi menegaskan, ibadah kurban bukan hanya sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan.
“Nilai utama kurban itu ada pada ketulusan hati dalam beribadah dan berbagi. Daging kurban nantinya disalurkan kepada keluarga, tetangga, rekan organisasi, hingga kaum dhuafa dan warga kurang mampu.
Harapannya kebahagiaan Idul Adha benar-benar bisa dirasakan semua kalangan,” tambahnya.
Tradisi kurban sendiri telah menjadi agenda rutin keluarga Adi Jaya setiap tahun. Bahkan, jumlah hewan kurban yang disiapkan terus meningkat seiring bertambahnya rezeki dan kemampuan yang dimiliki keluarga tersebut.
“Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap tahun. Tahun lalu tiga ekor sapi, sekarang alhamdulillah dua ekor. Semua atas nama keluarga saya, istri, dan ketiga anak saya. Mudah-mudahan apa yang kami laksanakan membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat,” katanya.
Selain dikenal sebagai sosok dermawan, Adi juga merupakan pengusaha di bidang peternakan dan perdagangan ayam melalui perusahaan UD Adi Jaya yang berlokasi di Johar Baru. Di luar aktivitas usaha, dirinya juga dikenal luas di kalangan penghobi merpati di Indonesia.
“Saya asli Lampung, tapi sudah lama tinggal dan berusaha di Karawang. Usaha utama kami di bidang ayam melalui UD Adi Jaya. Kalau hobi, saya memang suka dunia merpati dan alhamdulillah nama Adi Jaya cukup dikenal di komunitas merpati nasional,” ungkapnya sambil tersenyum.
Kepedulian Adi terhadap masyarakat mendapat apresiasi dari warga sekitar. Banyak warga merasa terbantu dan bersyukur dapat menerima daging kurban di tengah suasana hari raya yang penuh kebahagiaan.
Namun bagi Adi, berbagi kepada sesama merupakan sebuah kewajiban moral sekaligus kebahagiaan tersendiri.
“Melihat warga senang dan bisa menikmati Idul Adha bersama keluarga, itu sudah menjadi kebahagiaan terbesar bagi saya. Prinsip saya sederhana, selama kita mampu, maka harus berusaha memberi manfaat bagi lingkungan,” tegasnya.
Pelaksanaan penyembelihan hingga pembagian daging kurban berlangsung tertib, aman, dan penuh nuansa gotong royong. Warga tampak antre dengan tertib menerima pembagian daging, sementara panitia dan relawan bekerja sama memastikan seluruh proses berjalan lancar.
Di akhir kegiatan, Adi berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial tidak hanya hadir saat Idul Adha, tetapi menjadi budaya yang terus hidup di tengah masyarakat.
“Semoga apa yang kami lakukan diterima Allah SWT sebagai ibadah yang tulus, menjadi keberkahan bagi keluarga dan masyarakat Karawang. Mudah-mudahan budaya berbagi ini terus terjaga dan semakin mempererat persaudaraan antar warga,” pungkasnya.
Penulis : Arief Rachman
