KARAWANG – Semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai pengorbanan mewarnai pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di lingkungan Perumnas Adiarsa dan sekitarnya. Melalui Panitia Kurban Yayasan Baiturrahman, kegiatan penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban tahun ini berlangsung meriah, tertib, dan penuh keberkahan dengan terkumpulnya puluhan hewan kurban dari masyarakat serta para donatur.
Tercatat, panitia berhasil menghimpun sebanyak 15 ekor sapi dan 16 ekor domba yang kemudian disalurkan kepada ribuan warga penerima manfaat di wilayah Perumnas Adiarsa dan kawasan sekitarnya.
Wakil Ketua Yayasan Baiturrahman, Ade Sofyan, mengungkapkan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat yang mempercayakan pelaksanaan ibadah kurban melalui yayasan tersebut.
“Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT. Pada Idul Adha tahun ini banyak masyarakat, donatur, dan pekurban yang menitipkan hewan kurbannya melalui Panitia Yayasan Baiturrahman. Secara keseluruhan terkumpul 15 ekor sapi dan 16 ekor domba. Sebagian besar penyaluran sudah dilaksanakan kepada warga yang berhak menerima, baik di lingkungan yayasan maupun masyarakat sekitar Perumnas Adiarsa,” ujarnya saat ditemui di lokasi pendistribusian, Rabu (27/5/2026).
Menurut Ade Sofyan, panitia telah menyusun mekanisme pembagian secara matang agar pendistribusian berjalan tepat sasaran, merata, dan kondusif. Pendataan penerima dilakukan sebelumnya guna memastikan seluruh paket diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Ia menjelaskan, prioritas penerima diberikan kepada warga di lingkungan Perumnas Adiarsa, dilanjutkan masyarakat di wilayah sekitar, termasuk sejumlah pengajuan bantuan melalui proposal resmi dari berbagai elemen masyarakat.
“Dari jumlah hewan kurban yang ada, kami memperkirakan akan menghasilkan sekitar 1.500 hingga 2.000 paket daging kurban yang siap dibagikan kepada masyarakat luas,” jelasnya.
Panitia juga menetapkan standar isi setiap paket agar pembagian berjalan adil dan sesuai ketentuan yang telah disepakati bersama. Setiap bungkus daging kurban memiliki berat berkisar antara 1,5 kilogram hingga 2 kilogram per paket.
“Untuk penerima yang mendapatkan bagian domba, maka akan menerima daging domba. Begitu pula yang mendapatkan bagian sapi, akan menerima daging sapi. Para pekurban juga tetap memperoleh bagian daging kurban sesuai syariat Islam, karena memang dianjurkan untuk ikut menikmati hasil kurbannya,” terang Ade Sofyan.
Selain memperhatikan pemerataan distribusi, panitia juga memastikan kualitas hewan kurban yang disembelih memenuhi syarat kesehatan dan ketentuan syariat Islam. Meski rincian berat hewan tidak dicatat secara detail dalam laporan umum, panitia menegaskan seluruh hewan yang diterima berada dalam kondisi sehat dan layak kurban.
“Prinsip kami adalah menghadirkan hewan kurban terbaik, sehat, dan memenuhi syarat. Harapannya ibadah para pekurban diterima Allah SWT dan masyarakat penerima juga mendapatkan daging dengan kualitas baik,” tambahnya.
Ade Sofyan berharap kegiatan kurban yang dilaksanakan Yayasan Baiturrahman dapat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami hanya menjalankan amanah. Semoga apa yang dilakukan ini menjadi amal jariyah, memberikan manfaat bagi masyarakat luas, serta membawa keberkahan untuk semua pihak. Terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada Yayasan Baiturrahman,” pungkasnya.
Suasana pembagian daging kurban berlangsung tertib, aman, dan penuh rasa syukur. Antusiasme warga yang hadir menjadi gambaran kuatnya nilai kebersamaan dan solidaritas sosial yang terus terjaga di lingkungan Perumnas Adiarsa, Kabupaten Karawang.
Penulis : Arief Rachman
