KARAWANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., menegaskan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam pengawasan pembangunan infrastruktur daerah saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawas Pembangunan Bangunan Sederhana dan Jalan Lingkungan Kabupaten Karawang Tahun 2026, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang digelar melalui kolaborasi antara Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Karawang tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta kualitas aparatur pengawas pembangunan di lapangan.
Sebanyak 40 peserta mengikuti bimtek yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 19 Mei hingga 12 Juni 2026, dengan total 31 jam pelajaran. Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis sekaligus membangun karakter aparatur yang berintegritas dalam menjalankan tugas pengawasan.
Dalam sambutannya, Sekda Karawang menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang matang maupun pelaksanaan yang baik, tetapi juga bergantung pada kualitas pengawasan yang dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab.
“Para pengawas lapangan memegang peran penting. Sebagus apa pun perencanaan dan pelaksanaan, tanpa adanya integritas dari pengawas akan sia-sia. Kunci penting dari pengawas yaitu integritas, dan saya menaruh harapan besar agar para pengawas memiliki integritas yang tinggi,” ujar Asep Aang.
Menurutnya, pengawas merupakan ujung tombak dalam memastikan setiap proyek pembangunan berjalan sesuai ketentuan, spesifikasi teknis, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Oleh karena itu, integritas harus menjadi nilai yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas.
Sekda juga mengingatkan bahwa kemampuan teknis yang dimiliki aparatur tidak akan memberikan hasil maksimal tanpa didukung rasa tanggung jawab dan komitmen yang kuat terhadap pekerjaan.
“Saya percaya secara kompetensi dan teknik keilmuan Bapak/Ibu semua sudah memahami. Namun, saya menekankan kembali terhadap tanggung jawab dan integritas,” katanya.
Bimtek ini dilaksanakan dengan pendekatan Corporate University Kabupaten Karawang, sebuah konsep pengembangan kompetensi aparatur sipil negara yang menghubungkan proses pembelajaran dengan kebutuhan organisasi serta target peningkatan kinerja pemerintah daerah.
Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya dituntut memahami teori dan regulasi di ruang kelas, tetapi juga mampu menerapkan hasil pembelajaran dalam bentuk peningkatan kualitas pengawasan, perbaikan perilaku kerja, serta kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Karawang berharap kegiatan ini dapat melahirkan aparatur pengawas yang kompeten, profesional, dan berintegritas sehingga mampu mengawal pembangunan bangunan sederhana maupun jalan lingkungan secara efektif, transparan, dan akuntabel.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur melalui pelatihan berkelanjutan dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai perencanaan serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Karawang.
Penulis : Arief Rachman
