Bulog Karawang Gerak Cepat Tangani Hama di Sekitar Gudang, Fogging dan Spraying Segera Dilakukan Usai Persiapan Warga

Karawang – Perum Bulog Cabang Karawang bergerak cepat menangani kemunculan hama yang dikeluhkan warga di sekitar kawasan pergudangan.

Berkoordinasi dengan masyarakat, pengelola gudang, dan instansi terkait, Bulog telah menyiapkan langkah penanganan melalui penyemprotan (spraying) dan pengasapan (fogging) di lingkungan permukiman yang terdampak.

Kepala Bulog Karawang, Rafki Ismael, Jumat (3/7/2026), mengatakan pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan masyarakat setempat setelah menerima laporan mengenai adanya hama yang masuk ke kawasan permukiman, khususnya di Komplek Megaland yang lokasinya berdekatan dengan gudang penyimpanan.

"Kami langsung berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Hari ini sebenarnya direncanakan dilakukan spraying dan fogging sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya. Namun masyarakat membutuhkan waktu untuk melakukan persiapan karena sebelum pelaksanaan fogging dan spraying memang ada prosedur yang harus dipenuhi demi keselamatan warga," ujar Rafki.

Ia berharap proses persiapan tersebut dapat segera selesai sehingga kegiatan pengendalian hama dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Mudah-mudahan besok sudah ada informasi dari masyarakat sehingga kegiatan spraying dan fogging bisa segera dilakukan," katanya.

Terkait penyebab pasti munculnya hama, Rafki mengaku pihaknya masih melakukan kajian dan belum dapat memastikan sumber utamanya. Namun berdasarkan kondisi di lapangan, terdapat dugaan hama terbawa hembusan angin dari area pergudangan yang memiliki ruang terbuka cukup luas.

"Kalau melihat kondisi lingkungan gudang, area terbukanya cukup besar sehingga angin juga cukup kencang. Ada kemungkinan hama tersebut terbawa angin hingga masuk ke permukiman warga yang letaknya berdekatan dengan gudang," jelasnya.

Menurutnya, dampak yang terjadi sejauh ini hanya dirasakan oleh warga yang tinggal di kawasan yang berbatasan langsung dengan gudang penyimpanan. Setelah menerima laporan, Bulog langsung melakukan peninjauan lapangan sebagai langkah awal penanganan.

Sebagai solusi jangka panjang, Bulog juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup serta BGR Logistik selaku pengelola kawasan pergudangan. Salah satu rekomendasi yang disampaikan adalah pemasangan jaring pelindung di area gudang agar hama tidak menyebar ke lingkungan sekitar.

"Kami bersama BGR Logistik diminta memasang jaring sehingga hama yang ada di dalam gudang tidak menyebar ke luar area pergudangan," ungkap Rafki.

Ia menegaskan, Bulog memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengendalian Hama Gudang Terpadu (PHGT). Dalam pelaksanaannya, setiap indikasi serangan hama akan ditangani melalui tindakan fumigasi maupun spraying yang dilakukan oleh tenaga profesional dari Unit Jasa Pemberantasan Hama (Ujasa Trasma).

"Pengendalian hama dilakukan oleh petugas yang memiliki keahlian khusus sesuai SOP yang berlaku, sehingga penanganannya dilakukan secara profesional dan terukur," katanya.

Selain melakukan penanganan teknis, Bulog juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyimpanan komoditas, termasuk pemilihan lokasi gudang yang digunakan.

Ke depan, Bulog berharap gudang penyimpanan komoditas, khususnya biji-bijian, berada di lokasi yang lebih representatif, memiliki kondisi lingkungan yang memadai, serta tidak berdekatan dengan kawasan permukiman warga agar potensi gangguan serupa dapat diminimalkan.

Melalui langkah cepat, koordinasi lintas instansi, dan evaluasi berkelanjutan, Bulog Karawang menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas penyimpanan pangan nasional sekaligus memastikan aktivitas pergudangan tidak menimbulkan dampak bagi masyarakat di sekitar lokasi.

Penulis : Arief Rachman