Karawang – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 8 Karawang Barat Tahun Ajaran 2026/2027 resmi berakhir dengan sukses. Seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, diikuti oleh 308 siswa baru dengan mengedepankan pembentukan karakter, pengenalan lingkungan sekolah, literasi digital, hingga pengembangan potensi peserta didik.
Senin (20/07/2026), Kepala SMP Negeri 8 Karawang Barat, Mamay, mengatakan pelaksanaan MPLS tahun ini telah berjalan sesuai dengan ketentuan Permendikbud Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.
"Alhamdulillah, MPLS di SMP Negeri 8 Karawang Barat telah terlaksana dengan baik. Kegiatan berlangsung dari tanggal 13 sampai 17 Juli 2026 dan diikuti oleh 308 siswa baru," ujar Mamay.
Ia menjelaskan, selama lima hari pelaksanaan MPLS, seluruh materi disusun secara sistematis untuk membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menanamkan karakter positif.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pengenalan warga sekolah serta penumbuhan karakter dasar Anak Indonesia Hebat. Materi tersebut bertujuan agar siswa mengenal lingkungan sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta memahami nilai-nilai karakter yang menjadi fondasi dalam proses belajar.
Memasuki hari kedua, peserta mengikuti program Pagi Ceria dan Adaptasi, yang difokuskan pada pembangunan interaksi positif antar siswa melalui berbagai aktivitas kebersamaan dan kebugaran ringan sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan.
Selanjutnya, pada hari ketiga, sekolah melaksanakan kegiatan Identifikasi Potensi dan Literasi Digital. Dalam sesi ini, siswa mengikuti asesmen diagnostik awal, literasi, numerasi, pemetaan minat dan bakat, serta mendapatkan edukasi mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA).
Pada hari keempat, tema yang diangkat adalah Sahabat Hebat dan Kesehatan Mental. Kegiatan diisi dengan pendidikan mengenai empati, penguatan budaya lokal, pengenalan kekhasan SMP Negeri 8 Karawang Barat, serta pemahaman kurikulum nasional yang mendorong peserta didik memiliki motivasi belajar yang efektif.
Sementara itu, hari kelima menjadi puncak kegiatan MPLS melalui agenda Unjuk Karya dan Penutupan. Para siswa diberikan kesempatan menampilkan kreativitas dan potensi yang dimiliki, sekaligus diperkenalkan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler melalui demonstrasi dari masing-masing organisasi dan klub sekolah sebelum penutupan resmi MPLS.
Menurut Mamay, seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun rasa percaya diri, kemandirian, kedisiplinan, serta semangat belajar peserta didik sejak hari pertama memasuki jenjang pendidikan SMP.
Usai berakhirnya MPLS, kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 8 Karawang Barat langsung dimulai pada Senin (20/7/2026). Pihak sekolah memilih segera menjalankan pembelajaran efektif, khususnya bagi siswa kelas IX yang memiliki waktu belajar lebih singkat menjelang berbagai agenda akademik pada tahun pelajaran ini.
"Untuk hari ini anak-anak sudah mulai kegiatan belajar mengajar. Khusus kelas IX, waktu belajar relatif singkat sehingga proses pembelajaran harus segera dilanjutkan agar target kurikulum dapat tercapai secara optimal," jelas Mamay.
Melalui pelaksanaan MPLS yang edukatif, humanis, dan bebas dari praktik perpeloncoan, SMP Negeri 8 Karawang Barat berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan cepat, memiliki karakter yang kuat, serta siap mengikuti proses pembelajaran secara optimal sepanjang Tahun Ajaran 2026/2027.
Penulis : Arief Rachman
