Sri Rahayu Agustina Dorong Pelestarian Budaya dan Pelayanan Publik Lewat Program "Dewan Menyapa Warga" di Desa Lemahmulya

KARAWANG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Sri Rahayu Agustina, kembali menggelar program "Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya" di Desa Lemahmulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan yang dipadukan dengan pelayanan publik, pemberdayaan UMKM, dan pelestarian budaya lokal itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Sri Rahayu menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda yang telah dilaksanakan secara bertahap sejak Desember 2025, kemudian berlanjut pada Maret 2026, dan kembali digelar pada Juli 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya anggota DPRD Jawa Barat untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan budaya yang sejalan dengan Peraturan Daerah tentang Pemajuan Kebudayaan.

"Tujuan kegiatan ini adalah mendekatkan anggota dewan dengan masyarakat melalui budaya lokal yang harus terus kita angkat dan lestarikan," ujar Sri Rahayu kepada awak media.

Ia mengatakan, konsep kegiatan yang diusung tidak hanya menampilkan kesenian tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan publik yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di antaranya pelayanan administrasi kependudukan berupa pembuatan KTP, pelayanan kesehatan, dukungan terhadap pelaku UMKM, hingga pelayanan servis kendaraan bekerja sama dengan pihak Yamaha dan Honda.

Menurutnya, kegiatan di Desa Lemahmulya menjadi penyelenggaraan yang paling meriah dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah warga yang memanfaatkan pelayanan publik, termasuk sekitar 800 layanan administrasi kependudukan yang berhasil diberikan selama kegiatan berlangsung.

Selain pelayanan publik, berbagai stan UMKM lokal turut meramaikan acara sehingga memberikan ruang promosi sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat desa.

Sri Rahayu menegaskan, penguatan sektor UMKM menjadi salah satu fokus karena sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Karawang yang tengah mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil di berbagai daerah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, di antaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Bulog, Dinas Kesehatan, serta berbagai instansi dan mitra lainnya yang turut menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat.


Lebih jauh, Sri Rahayu berharap kegiatan tersebut mampu membangkitkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal yang mulai tergerus perkembangan zaman. Menurutnya, Desa Lemahmulya memiliki potensi budaya yang sangat besar, mulai dari seni tari Jaipong hingga seni Wayang Golek yang berasal dari masyarakat setempat.

"Saya ingin budaya lokal yang mulai meredup kembali bangkit. Ternyata di Lemahmulya banyak sekali budayawan. Tari Jaipong berkembang, begitu juga Wayang Golek yang berasal dari desa ini. Potensi seperti inilah yang harus terus dijaga dan dikembangkan," katanya.

Ia berharap kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, Pemerintah Kabupaten Karawang, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat terus terjalin dalam menjaga keberlangsungan budaya sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sri Rahayu juga mengungkapkan adanya sejumlah aspirasi masyarakat Desa Lemahmulya yang telah diterima dan diverifikasi oleh pemerintah provinsi. Aspirasi tersebut di antaranya berkaitan dengan pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU), yang diharapkan dapat direalisasikan pada 2027.

Menurutnya, usulan pembangunan tersebut disesuaikan dengan prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang saat ini berfokus pada infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, dan PJU di seluruh kabupaten/kota.

"Kami berharap aspirasi masyarakat yang sudah diverifikasi bisa terealisasi pada tahun 2027 sesuai dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat," tutup Sri Rahayu.

Penulis : Arief Rachman