UNSIKA Resmi Buka PKKMB 2026, 4.167 Mahasiswa Baru Siap Jadi Pelopor Transformasi Berkelanjutan

Karawang – Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) secara resmi membuka rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 yang berlangsung pada 27–28 Juli 2026 di Aula Syekh Quro, Kampus UNSIKA. Sebanyak 4.167 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 mengikuti kegiatan tersebut sebagai langkah awal mengenal kehidupan akademik, budaya kampus, serta nilai-nilai yang menjadi fondasi pendidikan tinggi di UNSIKA.

Pembukaan PKKMB diawali dengan Sidang Terbuka Senat Universitas yang dihadiri jajaran pimpinan universitas, dekan, dosen, tenaga kependidikan, serta ribuan mahasiswa baru. Prosesi berlangsung khidmat melalui penyampaian laporan penerimaan mahasiswa baru, pembacaan Surat Keputusan Rektor tentang Penerimaan Mahasiswa Baru, pelantikan mahasiswa baru, penyematan jas almamater, pembacaan janji mahasiswa, hingga penyerahan simbolis pelaksanaan PKKMB kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama.

Rektor UNSIKA, Prof. Dr. H. Ade Maman Suherman, S.H., M.Sc., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang telah menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Singaperbangsa Karawang. Ia menegaskan bahwa hari pertama sebagai mahasiswa merupakan momentum penting yang menandai dimulainya perjalanan sebagai bagian dari sivitas akademika sekaligus awal pembentukan kompetensi akademik, karakter, integritas, kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Menurut Rektor, PKKMB bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi merupakan proses strategis dalam membangun karakter mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan kehidupan akademik, memahami pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, menjunjung tinggi etika akademik, memiliki semangat kebangsaan, serta siap menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Tahun ini, PKKMB UNSIKA mengusung tema "Leading Sustainable Transformation" atau "Pelopor Transformasi Berkelanjutan". Tema tersebut mencerminkan komitmen universitas dalam mencetak mahasiswa yang mampu menjadi agen perubahan melalui pemikiran kritis, inovasi, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

Dalam sambutannya, Prof. Ade Maman Suherman menyampaikan pesan inspiratif kepada mahasiswa baru.

"Perubahan tidak selalu dimulai oleh orang yang paling pintar. Perubahan juga tidak selalu dimulai oleh orang yang paling kaya. Namun perubahan selalu dimulai oleh mereka yang berani mengambil langkah pertama," ujarnya.

Pelaksanaan PKKMB UNSIKA Tahun 2026 diselenggarakan berdasarkan Panduan PKKMB Tahun 2026 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Selain itu, kegiatan juga berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan PKKMB yang mengedepankan prinsip humanis, inklusif, aman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Seluruh kegiatan dirancang tanpa praktik perundungan, diskriminasi, perpeloncoan, maupun pelecehan dalam bentuk apa pun. Universitas juga menjamin perlindungan terhadap seluruh mahasiswa baru dari kekerasan fisik, verbal, psikologis, seksual, maupun tekanan berbasis relasi kuasa.

Rektor kembali menegaskan bahwa UNSIKA merupakan kampus yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan menolak segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi. Oleh sebab itu, seluruh rangkaian PKKMB difokuskan sebagai ruang pembelajaran yang edukatif sekaligus membangun budaya akademik yang sehat dan bermartabat.

Selain memperkenalkan lingkungan kampus, PKKMB Tahun 2026 juga membekali mahasiswa baru dengan berbagai materi penting yang relevan dengan tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital. Materi tersebut meliputi sistem pendidikan tinggi di Indonesia, tata kelola layanan akademik dan perpustakaan, Profil Pelajar Pancasila, kesadaran bela negara, pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi (PPKPT), hingga Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Salah satu agenda utama dalam PKKMB adalah Orasi Ilmiah yang disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Stella Christie, A.B., Ph.D., dengan tema "Artificial Intelligence (AI) untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi: Membangun Talenta Unggul, Adaptif, dan Berdampak di Era Transformasi Digital."

Melalui orasi tersebut, mahasiswa baru diajak memanfaatkan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bijaksana untuk mendukung proses pembelajaran, melahirkan inovasi, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Pada hari kedua, peserta mengikuti pengenalan organisasi kemahasiswaan tingkat universitas, mulai dari Badan Legislatif Mahasiswa (BLM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), hingga berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Kegiatan ini bertujuan mendorong mahasiswa mengembangkan potensi akademik dan nonakademik, memperluas jejaring, sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kolaborasi, dan kepedulian sosial sejak awal perkuliahan.

Menutup sambutannya, Rektor menitipkan lima pesan kepada seluruh mahasiswa baru, yakni menjadi mahasiswa yang berkarakter, tidak pernah berhenti belajar, memanfaatkan teknologi dan Artificial Intelligence secara bijaksana, berani bermimpi besar disertai kerja keras, serta menjadi pribadi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui penyelenggaraan PKKMB Tahun 2026, Universitas Singaperbangsa Karawang kembali menegaskan komitmennya membangun lingkungan pendidikan tinggi yang unggul, aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Dengan semangat Leading Sustainable Transformation, UNSIKA berharap seluruh mahasiswa baru mampu tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki daya saing global, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan dunia.

Penulis : Arief Rachman