Korsleting Panel Listrik Picu Kepanikan di Gedung Pemda 2 Karawang, Api Berhasil Dipadamkan Sebelum Meluas

lKARAWANG — Insiden korsleting listrik terjadi di Gedung Pemda 2 Kabupaten Karawang, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 13.10 WIB. Gangguan listrik yang terjadi di lantai 5, tepatnya di ruang kerja Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang, sempat memicu kepanikan di kalangan pegawai.

Sejumlah aparatur yang tengah menjalankan aktivitas kedinasan dikejutkan dengan munculnya percikan api dan bau asap yang diduga berasal dari panel listrik. Situasi tersebut membuat pegawai segera meninggalkan ruangan untuk menghindari risiko kebakaran yang lebih besar.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang, Drs. Rohman, M.Si., bergerak cepat menuju lokasi setelah mengetahui kejadian tersebut. Ia langsung memimpin proses evakuasi dan memastikan seluruh staf meninggalkan area terdampak dengan tertib.

Dalam penanganan awal, keselamatan pegawai menjadi prioritas utama. Selain melakukan evakuasi, sejumlah arsip dan dokumen penting turut diamankan sebelum pihaknya berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.

“Langkah pertama kami selamatkan SDM dan arsip penting. Setelah kondisi aman, kami langsung koordinasi dengan Damkar untuk penanganan lebih lanjut,” kata Rohman.

Tidak lama berselang, Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Karawang tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan penanganan terhadap sumber api yang berasal dari panel listrik di lantai 5.

Respons cepat petugas berhasil mencegah api merambat ke bagian lain gedung. Meski kepulan asap sempat memenuhi koridor lantai 5, api dapat dipadamkan dan tidak menimbulkan kerusakan yang meluas.

Hingga berita ini diterbitkan, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka akibat insiden tersebut. Sementara itu, pendataan terhadap kemungkinan kerugian materi masih dilakukan oleh tim internal Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan bersama Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang.

Diduga Korsleting Instalasi Listrik

Berdasarkan pemeriksaan awal, insiden tersebut diduga dipicu korsleting pada instalasi listrik ruang kerja. Namun, untuk memastikan penyebab secara teknis, pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Karawang berencana melakukan pemeriksaan dan audit menyeluruh terhadap jaringan serta instalasi listrik di seluruh lantai Gedung Pemda 2. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh sistem kelistrikan berada dalam kondisi aman dan layak digunakan.

Rohman menegaskan, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan standar keselamatan di lingkungan perkantoran, terutama terkait pemeliharaan sarana kelistrikan dan mitigasi risiko kebakaran.

“Kami bersyukur tidak ada korban. Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi agar perawatan sarana dan mitigasi risiko kebakaran lebih diperketat,” ujarnya.

Keselamatan dan Kesiapsiagaan Jadi Perhatian

Insiden di Gedung Pemda 2 tersebut menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik, khususnya panel dan jaringan kelistrikan pada gedung bertingkat.

Pemeliharaan berkala, kesiapsiagaan pegawai, serta kecepatan koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran merupakan bagian penting dalam mencegah gangguan teknis berkembang menjadi kebakaran besar.

Ke depan, proses penanganan akan difokuskan pada pemeriksaan kondisi panel listrik, pengamanan area terdampak, pendataan kerusakan, serta evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan Gedung Pemda 2 Kabupaten Karawang.

Kecepatan evakuasi pegawai dan respons petugas pemadam kebakaran dalam kejadian ini menjadi faktor penting sehingga api dapat dikendalikan sebelum meluas. Tidak adanya korban jiwa maupun luka juga menjadi hal yang patut disyukuri, sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk semakin memperkuat sistem keselamatan dan mitigasi risiko di seluruh fasilitas perkantoran.

Penulis : Arief Rachman