Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendukung upaya penanggulangan penyakit tuberkulosis (TB). Melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang, pemerintah bersama PPK Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Jawa II Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, melaksanakan kegiatan monitoring, evaluasi, dan sinkronisasi pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Kegiatan tersebut difokuskan pada pelaksanaan program BSPS yang diperuntukkan bagi masyarakat penderita tuberkulosis (TB) yang menempati rumah tidak layak huni. Pada tahun ini, Kabupaten Karawang memperoleh alokasi sebanyak 65 unit rumah yang akan mendapatkan bantuan perbaikan melalui program tersebut.
Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, mulai dari validasi data penerima manfaat, kesiapan administrasi, hingga sinkronisasi antarinstansi agar bantuan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Program BSPS bagi penderita TB merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan hunian yang sehat dan layak. Perbaikan kondisi rumah diharapkan mampu mendukung proses penyembuhan pasien, mengurangi risiko penularan penyakit, sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.
Kolaborasi antara Dinas PRKP Kabupaten Karawang, Kementerian PKP melalui Balai P3KP Jawa II, serta Dinas Kesehatan menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan program perumahan dengan sektor kesehatan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan rumah tidak layak huni sekaligus mendukung target pengendalian tuberkulosis di Kabupaten Karawang.
Melalui monitoring, evaluasi, dan sinkronisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen memastikan pelaksanaan Program BSPS berlangsung efektif, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga penderita TB yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak.
Penulis : Arief Rachman
