KARAWANG — Memperingati Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya untuk menjaga kekayaan tradisi dan budaya daerah sekaligus mendorong inovasi di dunia pendidikan.
Pesan tersebut terangkum dalam semangat “Ngajaga Tradisi, Ngadorong Inovasi” yang diusung Disdikbud Kabupaten Karawang dalam momentum Milangkala Kabupaten Karawang ke-393, Senin, 14 September 2026.
Kepala Disdikbud Kabupaten Karawang Drs. Wawan Setiawan NK, M.M., menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 kepada seluruh masyarakat Karawang.
Menurutnya, momentum hari jadi bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat semangat bersama dalam membangun daerah, termasuk melalui sektor pendidikan dan kebudayaan.
Semangat “Ngajaga Tradisi, Ngadorong Inovasi” mencerminkan pentingnya menjaga identitas dan kearifan lokal di tengah perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat.
Karawang memiliki kekayaan sejarah, tradisi, seni, dan budaya yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari identitas masyarakat. Kekayaan tersebut perlu terus dikenalkan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Di saat yang sama, dunia pendidikan dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Inovasi menjadi bagian penting dalam menghadirkan pendidikan yang relevan, berkualitas, dan mampu menjawab tantangan masa depan.
Karena itu, pelestarian budaya dan inovasi pendidikan bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya dapat berjalan beriringan untuk membentuk generasi muda Karawang yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter dan jati diri yang kuat.
Sekolah memiliki peran strategis dalam proses tersebut. Selain menjadi tempat berlangsungnya proses pembelajaran, sekolah juga dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai nilai budaya dan kearifan lokal kepada peserta didik.
Dengan demikian, generasi muda diharapkan mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan akar budaya daerahnya.
Semangat itu semakin relevan dengan tema besar Karawang MOTEKAR, yakni Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif.
Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membangun sumber daya manusia Karawang yang unggul. Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh, kreatif, mampu berkolaborasi, serta responsif terhadap perubahan.
Di tengah transformasi digital dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, inovasi pendidikan menjadi kebutuhan. Namun, inovasi tersebut tetap perlu berpijak pada karakter, nilai moral, budaya, dan kearifan lokal.
Dalam konteks itulah Disdikbud Kabupaten Karawang terus menempatkan pendidikan dan kebudayaan sebagai bagian penting dari pembangunan manusia.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, peserta didik, orang tua, serta masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang semakin baik.
Kolaborasi tersebut diperlukan agar upaya meningkatkan mutu pendidikan sekaligus melestarikan budaya Karawang dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 juga menjadi momentum untuk menatap masa depan dengan optimisme. Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia dan kemampuan masyarakat dalam mempertahankan identitas daerah.
Dengan semangat “Ngajaga Tradisi, Ngadorong Inovasi”, Disdikbud Kabupaten Karawang menegaskan bahwa menjaga warisan budaya dan mendorong pembaruan merupakan bagian dari perjalanan menuju Karawang yang lebih maju.
Wilujeng Milangkala Kabupaten Karawang ka-393.
Karawang MOTEKAR — Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif.
Penulis : Nia Mulya R
