SMPN 1 Karawang Barat Ukir Prestasi di FTBI Kabupaten Karawang, Amanda dan M. Akhdan Raih Juara

KARAWANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMP Negeri 1 Karawang Barat dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Karawang.

Dua siswa SMPN 1 Karawang Barat berhasil meraih prestasi pada kategori lomba yang diikuti. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa potensi dan kreativitas siswa dalam melestarikan bahasa serta seni budaya daerah terus berkembang.

Prestasi pertama diraih Amanda, siswi kelas 9H, yang berhasil keluar sebagai Juara I cabang Nembang Pupuh.

Sementara itu, prestasi lainnya diraih M. Akhdan Ziyad, siswa kelas 8H, yang berhasil meraih Juara III cabang Biantara Putra.

Keberhasilan keduanya tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga menunjukkan semangat generasi muda dalam mengenal, mempelajari, dan melestarikan bahasa serta budaya Sunda melalui kompetisi yang positif.

FTBI menjadi salah satu wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan bersastra daerah sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal. Melalui kegiatan tersebut, siswa didorong untuk tampil percaya diri serta mampu mengasah bakat dan kreativitasnya.

Pihak SMPN 1 Karawang Barat menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Amanda dan M. Akhdan Ziyad. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Selamat dan apresiasi kepada Amanda serta M. Akhdan Ziyad atas prestasi yang telah diraih. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya dan mengembangkan potensi diri,” demikian apresiasi sekolah.

Prestasi di ajang FTBI tingkat Kabupaten Karawang tersebut sekaligus mempertegas komitmen SMPN 1 Karawang Barat dalam memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, karakter, serta kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah.

Dengan raihan Juara I Nembang Pupuh dan Juara III Biantara Putra, SMPN 1 Karawang Barat kembali menunjukkan bahwa generasi muda Karawang memiliki potensi besar untuk menjadi pelestari bahasa dan budaya Sunda di tengah perkembangan zaman.

Penulis : Arief Rachman