KARAWANG BARAT — SMP Negeri 1 Karawang Barat mengikuti Lomba Tata Upacara Bendera (LTUB) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang, Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di SMPN 1 Karawang Barat tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta penanaman nilai-nilai nasionalisme di lingkungan sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, Rangga Valentino Arwijaya, siswa kelas VIII-I, dipercaya bertugas sebagai pemimpin upacara. Peran tersebut menjadi kesempatan bagi Rangga untuk menunjukkan kemampuan kepemimpinan, ketegasan, konsentrasi, dan tanggung jawab dalam memimpin jalannya upacara sesuai dengan tata upacara yang telah ditetapkan.
Keikutsertaan SMPN 1 Karawang Barat dalam LTUB tidak sekadar menjadi ajang penilaian keterampilan pelaksanaan upacara bendera. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik untuk memahami pentingnya kedisiplinan, kekompakan, ketelitian, kepemimpinan, serta penghormatan terhadap simbol-simbol negara.
Rangga Valentino Arwijaya mengungkapkan, kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjadi pemimpin upacara merupakan pengalaman berharga dalam mengembangkan kemampuan diri, khususnya dalam membangun kepercayaan diri dan menjalankan tanggung jawab.
“Bagi saya, menjadi pemimpin upacara dalam kegiatan LTUB merupakan pengalaman yang sangat berharga. Saya belajar untuk lebih disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu memimpin teman-teman dengan baik. Saya juga berterima kasih kepada para guru dan teman-teman yang telah membimbing serta mendukung kami selama persiapan,” ujar Rangga.
LTUB Menjadi Sarana Pembentukan Karakter
Ketua Panitia LTUB, Saripah Purnamasari, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada kesempurnaan pelaksanaan upacara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter yang membutuhkan pembinaan secara terarah dan berkelanjutan.
Menurutnya, persiapan mengikuti LTUB menuntut kerja sama, latihan yang konsisten, kedisiplinan, serta komitmen seluruh pihak yang terlibat. Melalui proses tersebut, siswa diharapkan mampu memahami bahwa keberhasilan suatu kegiatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekompakan dan tanggung jawab bersama.
“Melalui kegiatan LTUB, kami ingin menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, ketelitian, dan cinta tanah air kepada peserta didik. Persiapan kegiatan ini membutuhkan kerja sama, latihan yang konsisten, serta komitmen dari seluruh pihak yang terlibat. Kami berharap pengalaman ini memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa,” ungkap Saripah.
Pembinaan melalui kegiatan LTUB juga memberikan ruang bagi siswa untuk belajar mematuhi aturan, menghargai peran masing-masing, serta membangun koordinasi dalam sebuah tim. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Kepala Sekolah Apresiasi Semangat Siswa dan Guru Pembimbing
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Karawang Barat, N. Devi Deliani, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada para siswa, guru pembimbing, panitia, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan serta pelaksanaan kegiatan LTUB.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk kepribadian peserta didik yang disiplin, bertanggung jawab, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai kebangsaan.
“Kami mendukung penuh kegiatan yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, melatih kedisiplinan, dan membangun karakter positif. Melalui LTUB, siswa belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, dan penghormatan terhadap simbol negara. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mereka untuk tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan berintegritas,” tutur N. Devi Deliani.
Menurutnya, keterlibatan siswa dalam kegiatan yang terstruktur dan edukatif merupakan salah satu cara untuk mengembangkan potensi di luar pembelajaran akademik. Dengan pendampingan guru serta latihan yang berkesinambungan, siswa diharapkan semakin percaya diri dalam menghadapi tantangan dan mampu menjalankan tanggung jawab secara optimal.
Dukungan pihak sekolah terhadap kegiatan LTUB juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan karakter.
Perkuat Semangat JUARA di Lingkungan Sekolah
Lomba Tata Upacara Bendera yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang diharapkan menjadi momentum bagi satuan pendidikan untuk terus memperkuat pembinaan karakter melalui kegiatan yang edukatif, terarah, dan berkelanjutan.
Bagi SMPN 1 Karawang Barat, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga menjunjung tinggi kedisiplinan, tanggung jawab, jiwa kepemimpinan, dan semangat persatuan.
Komitmen tersebut sejalan dengan semangat JUARA, yakni Jujur, Unggul, Asri, Religius, dan Aktif, yang menjadi nilai penting dalam membangun budaya positif di lingkungan sekolah.
Melalui semangat tersebut, SMPN 1 Karawang Barat terus mendorong peserta didik agar mampu mengembangkan potensi diri, menghargai kebersamaan, serta menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Ke depan, pembinaan karakter melalui kegiatan seperti LTUB diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan lomba semata, tetapi menjadi bagian dari budaya sekolah yang terus dipelihara. Dengan demikian, kedisiplinan, integritas, kepemimpinan, dan cinta tanah air dapat tumbuh sebagai karakter yang melekat pada diri setiap peserta didik.
Pendidikan yang berkualitas bukan hanya melahirkan siswa yang unggul dalam pengetahuan, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, bertanggung jawab, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Penulis : Arief Rachman
